Kamis, 21 April 2016

Puisi Untuk Ibu Kartini

” Emansipasi Wanita “


Berjuang tak harus angkat senjata
Berjuang tak harus ke medan perang
Bejuang tak harus menumpas penjajah
Berjuang tak harus kaum lelaki

Kami siap karena kami ada
Kami ada bukan untuk di belakang
Kami ada siap untuk mendobrak
Kami ada bukan untuk pelengkap

Wahai wanita Indonesia
Dengan semangat ibu Kartini
Mari kita buktikan
Kita mampu ikut membangun negeri ini
Share:

Senin, 21 Maret 2016

Fakta Dan Sejarah Singkat Supersemar


Surat Perintah 11 Maret 1966 atau yang sangat populer dikenal "Supersemar" adalah surat perintah yang ditandatangani oleh Presiden/Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata/Mandataris MPRS/Pemimpin Besar Revolusi Sukarno pada tanggal 11 Maret 1966.

Sebagian kalangan sejarawan Indonesia meyakini bahwa ada beberapa versi naskah Supersemar, sehingga masih perlu adanya penelusuran dan penelitian terhadap naskah Supersemar yang asli yang ditandatangani oleh Presiden Sukarno di Istana Bogor. Sampai saat ini pun, naskah Supersemar yang asli masih misterius dan belum ditemukan, karena para pelaku sejarah lahirnya Supersemar semuanya telah meninggal dunia.

  Supersemar itu sendiri menjadi kontroversi, karena naskah asli Supersemar itu sendiri sudah hilang keberadaannya. Banyak pihak yang mengklaim memegang naskah asli Supersemar dan banyak pihak yang mengklaim tahu peristiwa di belakang layar mengenai Supersemar. Misalkan saja Soebandrio mantan Menlu Indonesia saat itu di dalam autobiografinya mengklaim bahwa terjadi aksi pemaksaan terhadap Sukarno agar beliau menandatangani Supersemar. Ada pihak yang mengklaim Supersemar yang beredar di buku sejarah adalah versi Angkatan Darat sedangkan ada yang mengklaim mereka punya versi aslinya terlepas dari semua kontroversi itu, sesungguhnya ada orang yang benar-benar mengetahui tentang proses terjadinya Supersemar tersebut namanya jarang disebutkan di dalam buku-buku sejarah dan hampir tidak pernah didengar

 Konon dia disebut manusia dibelakang layar dalam berbagai konspirasi politik di Indonesia, namun beberapa pihak ada yang menyebutnya The Silent Power, The Kingmaker, Godfather. Dia adalah seorang politikus hebat yang tidak ingin namanya dikenang oleh publik bahkan konon menurut bocoran berbagai kawat diplomatik dan rahasia intelijen negara dialah orang yang bertanggung jawab memegang naskah tersebut !







Share:

Jumat, 20 November 2015

Sabtu, 06 Juni 2015

Manusia Dan Harapan

   Harapan berasal dari kata harap yaitu keinginan supaya sesuatu terjadi atau sesuatu terjadi atau suatu yang belum terwujud.
   Harapan dapat diartikan sebagai menginginkan sesuatu yang dipercayai dan dianggap benar dan jujur oleh setiap manusia dan harapan agar dapat dicapai ,memerlukan kepercayaan kepada diri sendiri,kepercayaan kepada orang lain dan kepercayaan kepada TUHAN.





Menurut kodratnya dalam diri manusia terdapat 2 dorongan,yaitu dorongan kodrat serta dorongan kebutuhan hidup.
terkait dengan kebutuhan manusia tersebut , Abraham Maslow mengkategorikan kebutuhan manusia menjadi 5 macam atau disebut juga 5 harapan manusia, yaitu :

1. Harapan untuk memperoleh kelangsungan hidup.
2. Harapan untuk memperoleh keamanan.
3. Hak untuk mencintai dan dicintai
4. Harapan diterima lingkungan.
5. Harapan memperoleh perwujudan cita-cita.

Harapan itu bersifat manusiawi dan dimiliki semua orang. 
Dalam hubungannya dengan pendidikan moral, untuk mewujudkan harapan perlu di wujudkan hal – hal sebagai berikut:

a. Harapan apa yang baik 
b. Bagaimana mencapai harapan itu 
c. Bagaimana bila harapan itu tidak tercapai.

Jika manusia mengingat bahwa kehidupan tidak hanya di dunia saja namun di akhirat juga, maka sudah selayaknya “harapan” manusia untuk hidup di kedua tempat tersebut bahagia. Dengan begitu manusia dapat menyelaraskan kehidupan antara dunia dan akhirat dan selalu berharap bahwa hari esok lebih baik dari pada hari ini, namun kita harus sadar bahwa harapan tidak selamanya menjadi kenyataan.
Share: