Jumat, 20 November 2015
Sabtu, 06 Juni 2015
Manusia Dan Harapan
Harapan berasal dari kata harap yaitu keinginan supaya sesuatu terjadi atau sesuatu terjadi atau suatu yang belum terwujud.
Harapan dapat diartikan sebagai menginginkan sesuatu yang dipercayai dan dianggap benar dan jujur oleh setiap manusia dan harapan agar dapat dicapai ,memerlukan kepercayaan kepada diri sendiri,kepercayaan kepada orang lain dan kepercayaan kepada TUHAN.
Harapan dapat diartikan sebagai menginginkan sesuatu yang dipercayai dan dianggap benar dan jujur oleh setiap manusia dan harapan agar dapat dicapai ,memerlukan kepercayaan kepada diri sendiri,kepercayaan kepada orang lain dan kepercayaan kepada TUHAN.
Menurut kodratnya dalam diri manusia terdapat 2 dorongan,yaitu
dorongan kodrat serta dorongan kebutuhan hidup.
terkait dengan kebutuhan manusia tersebut , Abraham Maslow mengkategorikan kebutuhan manusia menjadi 5 macam atau disebut juga 5 harapan manusia, yaitu :
terkait dengan kebutuhan manusia tersebut , Abraham Maslow mengkategorikan kebutuhan manusia menjadi 5 macam atau disebut juga 5 harapan manusia, yaitu :
1. Harapan untuk memperoleh kelangsungan hidup.
2. Harapan untuk memperoleh keamanan.
3. Hak untuk mencintai dan dicintai
4. Harapan diterima
lingkungan.
5. Harapan memperoleh perwujudan cita-cita.
Harapan itu bersifat manusiawi dan dimiliki semua orang.
Dalam hubungannya dengan pendidikan moral, untuk mewujudkan harapan perlu di wujudkan hal – hal sebagai berikut:
a. Harapan apa yang baik
b. Bagaimana mencapai harapan itu
c. Bagaimana bila harapan itu tidak tercapai.
Jika manusia mengingat bahwa kehidupan tidak hanya di dunia saja namun di akhirat juga, maka sudah selayaknya “harapan” manusia untuk hidup di kedua tempat tersebut bahagia. Dengan begitu manusia dapat menyelaraskan kehidupan antara dunia dan akhirat dan selalu berharap bahwa hari esok lebih baik dari pada hari ini, namun kita harus sadar bahwa harapan tidak selamanya menjadi kenyataan.
Dalam hubungannya dengan pendidikan moral, untuk mewujudkan harapan perlu di wujudkan hal – hal sebagai berikut:
a. Harapan apa yang baik
b. Bagaimana mencapai harapan itu
c. Bagaimana bila harapan itu tidak tercapai.
Jika manusia mengingat bahwa kehidupan tidak hanya di dunia saja namun di akhirat juga, maka sudah selayaknya “harapan” manusia untuk hidup di kedua tempat tersebut bahagia. Dengan begitu manusia dapat menyelaraskan kehidupan antara dunia dan akhirat dan selalu berharap bahwa hari esok lebih baik dari pada hari ini, namun kita harus sadar bahwa harapan tidak selamanya menjadi kenyataan.
Manusia Dan Phobia
Istilah “phobia” berasal dari kata “phobi” yang artinya ketakutan atau kecemasan yang sifatnya tidak rasional yang dirasakan dan dialami oleh sesorang.
Phobia merupakan penyakit psikis yang biasanya dialami oleh seseorang yang punya trauma di masa lalu. Penyakit ini juga tak mengenal umur. Secara definitif phobia adalah rasa ketakutan yang sangat kuat terhadap sesuatu baik itu benda, situasi. Ketakutan tersebut berwujud dan terletak pada wilayah ketidaksadaran.
Secara umum, phobia terbagi menjadi 3 macam.
Macam-macam Phobia :
Phobia merupakan penyakit psikis yang biasanya dialami oleh seseorang yang punya trauma di masa lalu. Penyakit ini juga tak mengenal umur. Secara definitif phobia adalah rasa ketakutan yang sangat kuat terhadap sesuatu baik itu benda, situasi. Ketakutan tersebut berwujud dan terletak pada wilayah ketidaksadaran.
Secara umum, phobia terbagi menjadi 3 macam.
- Pertama, ketakutan untuk ketika berada pada situasi dan berada ditengah-tengah masyarakat. Rasa takut itu muncul saat berinteraksi dengan orang lain.
- Kedua, phobia yang muncul ketika berada di suatu tempat tertentu. Baik berada di dalam atau diluar ruangan.
- Yang ketiga, phobia terhadap benda atau makhluk hidup. Phobia terhadap kucing seperti di atas masuk jenis phobia yang ketiga ini.
Macam-macam Phobia :
- Acerbophobia: Ketakutan pada asam.
- Acousticophobia: Ketakutan pada suara.
- Acrophobia Hypsophobia: Ketakutan pada tempat yang tinggi.
- Aerophobia Anemophobia: Ketakutan serta panik apabila kulit mereka terkena aliran udara.
- Agoraphobia Kenophobia: Ketakutan pada ruang yang kosong atau terbuka.
- Agyophobia: Ketakutan akan jalan yang ramai dan cenderung takut untuk menyeberang.
- Allodoxaphobia: Takut pada pendapat.
- Amatophobia: Ketakutan pada debu.
- Amaxophobia: Ketakutan berkendaraan.
- Amychophobia: Ketakutan apabila dirinya disiksa atau mengalami luka / kecelakaan.
Minggu, 26 April 2015
Pandangan Hidup
Pandangan
Hidup adalah pendapat atau pertimbagan yanag dijadikan pegangan, pedoman,
arahan, petunjuk hidup di dunia.
Pendapat atau pertimbangan itu hasil pemikiran manusia berdasarkan
pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Manfaat Pandangan Hidup
Ø Kekokohan
dan tujuan, setiap bangsa yang ingin berdiri kokoh dan mengetahui jelas kea rah
mana tujuan yang ingin dicapai memerlukan pandangan hidup
Ø Pemecahan masalah, dengan pandangan
hidup suatu bangsa akan memandang persoalan yang dihadapi dan menentukan cara
bagaimana memecahkan persoalan
Ø Pembangunan diri, dengan pandangan
hidup suatu bangsa akan memiliki pegangan dan pedoman bagaiman memecahkan
masalah politik, ekonomi, social dan budaya dalam gerak masyarakat yang makin
maju dan akan membangun dirinya
Pandangan hidup itu
bersifat kodrati. Karena itu menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu
dijelaskan pula apa arti pandangan hidup.
ada yang berpandangan lebih ke arah duniawi,
ada yang jauh melihat masa depan sampai pada akhirat, dan masih banyak lagi.





